Chat Kami Sekarang

Frequently Asked Questions (FAQ)

Cara pertama
Pilih produk yang diinginkan kemudian tekan tombol “Pesan via WhatsApp”.

Ini berlaku untuk pembelian satu produk saja.

Cara Kedua
Pilih beberapa produk yang diinginkan kemudian tekan tombol “Tambah ke keranjang” untuk setiap produk yang diinginkan. Setelah memilih semua produk yang diinginkan tekan menu “Keranjang” di sub menu “Akun Saya” kemudian tekan tombol “Lanjut ke Checkout“, isi alamat pengiriman kemudian tekan tombol “Buat pesanan”.

Pakar madu sekaligus penelitik produk-produk lebah madu di laboratorium Rekayasa industri Bio Proses, Departemen Teknik Kimia, Universitas Indonesia, Dr. Muhammad Sahlan mengungkap sulitnya membedakan antara madu asli dan madu palsu yang tengah bereda rdi Indonensia.

Ia menyebut, madu asli akan memiliki gelembung udara di bagian atasnya, karena memiliki kadar oksigen.

“Di awal itu kalau madu asli, sebenarnya biasanya mengeluarkan gelembung udara. Memang salah satu ciri dari madu”, ungkap Sahlan saat diwawancarai Kompas TV.

Meski demikian, ia menyebut para pemasok madu palsu pun mencoba memanipulasi hal tersebut, dengan menambahkan kadar CO2 di pada madu tersebut, sehingga juga menghasilkan gelembung udara.

Akibatnya, membedakan madu asli dan palsu menjadi semakin sulit.

Yang jadi masalah adalah yang palsu pun sama, mereka menggunakan metode yang bisa menghasilkan gas, gas yang keluar biasanya adalah carbon dioksida“, tambahnya.

Menurutnya, cara yang paling efektif untuk membedakan madu asli dan palsu adalah dengan merasakan langsung dan mencium aroma madu tersebut.

Sebab masing-masing madu memiliki rasa dan aroma tersendiri.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada masyarakat untuk membeli madu langsung dari orang yang dipercaya.

Ternak petani madu Faeyza Karanganyar selalu berpindah-pindah tempat selang waktu 3 – 6 bulan, wilayah ternak madu di Kabupaten Wonogiri, Sragen, Karanganyar dan sekitarnya, untuk update posisi ternak sekarang silahkan hubungi kami via WhatsApp di tombol bawah kanan layar anda. 

Hampir semua madu mengandung air, air pada madu berkisar antara 5% – 40% tergantung jenis madu, usia madu dari rentang panen terakhir sampai panen lagi, dan lokasi sarang lebah. Untuk standart SNI kadar air pada madu yang ideal adalah 25% atau kurang dari itu. Sehingga madu bisa membeku jika di letakkan / disimpan di dalam freezer.